Berita Misi Anak 2022 – Kuartal 1

Sabat ke-6, 5 Februari 2022

“Percaya pada Tuhan”

KK (Thailand)

 

Ketika KK berusia 8 tahun, dia mengetahui bahwa ibunya sakit kanker. Gadis kecil itu tidak tahu harus berbuat apa. Saat ibu menderita, dia ingin membantu. Dia berbicara dengan Guru Lynn di sekolah Masehi Advent Hari Ketujuh di mana dia belajar di Thailand. Guru Lynn memeluk KK dengan penuh simpati. “Berdoa dan percayalah pada Tuhan,” katanya, lembut. KK berasal dari keluarga yang bukan Kristen, dan dia tidak pernah berdoa. Guru Lynn mengajar KK untuk berdoa. “Kamu berbicara kepada Tuhan dengan cara yang sama seperti kamu berbicara dengan ayahmu atau ibumu atau temanmu,” katanya.

 

Dia menyarankan agar KK mengulangi doa setelahnya. “Ya Tuhan,” katanya. “Ya Tuhan,” ulang KK. “Terima kasih telah memberi saya seorang Ibu yang luar biasa dan penuh kasih,” katanya. “Terima kasih telah memberi saya seorang ibu yang luar biasa dan penuh kasih,” ulang KK. “Sekarang ibu sedang sakit. Tolong bantu dia,” katanya. “Sekarang Ibu sedang sakit. Tolong bantu dia,” ulang KK. “Amin.” “Amin.” Guru Lynn juga menunjukkan kepada KK cara membaca Alkitab. KK berdoa bersama Guru Lynn setiap hari selama empat bulan. Setiap kali dia merasa sedih dan ingin berdoa, keduanya bertelut dan berdoa. Terkadang seluruh kelas KK berdoa untuk ibu dan dia. Ibu mendengar bahwa KK dan orang-orang di sekolah mendoakannya. Dia tidak mengatakan apa-apa, tetapi KK dapat melihat bahwa dia senang bahwa semua orang di sekolah mengasihinya. Anak-anak melakukan lebih dari berdoa.

 

Mereka membuat kartu ucapan dari kertas warnawarni dan memberikannya kepada KK dan ibunya. Kartu favorit KK bertuliskan, “Semangat!” Ibu semakin lemah, tetapi KK menolak untuk meragukan Tuhan. Dia tahu bahwa Tuhan memiliki rencana khusus untuk dia dan ibu. “Jika ini adalah rencana Tuhan untuk ibu pergi dan bagi saya untuk hidup tanpanya, saya harus percaya dan percaya kepada-Nya,” katanya kepada teman-teman sekelasnya. Kemudian ibu meninggal. KK menangis. Dia tidak mengerti mengapa Tuhan membiarkan ibu meninggal, tetapi dia percaya kepada Tuhan. Saat ini, KK berdoa saat bangun tidur dan sebelum tidur. Dia berdoa di siang hari di sekolah. Dia berdoa “tanpa henti,” seperti yang diajarkan Alkitab dalam 1 Tesalonika 5: 17. “Tuhan benar-benar tahu apa yang terbaik untuk saya, dan Dia tahu apa yang akan terjadi di masa depan saya,” kata KK. “Aku percaya pada Tuhan.”

 

Terima kasih atas Persembahan Sabat Ketiga Belas Anda tiga tahun lalu yang membantu sekolah KK, Sekolah Misi Internasional Advent di Korat, Thailand, untuk membangun kampus baru sehingga dapat berkembang menjadi sekolah menengah. Gedung sekolah baru dibangun tepat pada saat KK masuk tingkat SMA.

 

Download Bacaan Misi Anak ini dalam bentuk PDF

 

 

 

 

 

Informasi ini disiapkan & didistribusikan oleh:
Dept. Komunikasi GMAHK Bumi Serpong Damai

Email: contactus@gmahkbsd.org
Website: https://www.gmahkbsd.org/
Facebook: https://www.facebook.com/gmahkbsd/
Instagram: https://www.instagram.com/gmahkbsd/
Youtube: https://www.youtube.com/c/+Gmahkbsd
Twitter: https://twitter.com/gmahkbsd


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.